Era ini adalah era dimana teknologi informasi dan komunikasi telah sangat mempengaruhi banyak aspek kehidupan. TIK juga telah menjadi tuntutan dan kebutuhan. pada era ini muncullah generasi baru yang kehidupannya telah banyak dipengaruhi oleh TIK. generasi itu adalah C Generation (C : connected). C generation ini juga disebut net generation atau internet generation.di era ini TIK tidak sebagai alat bantu saja, namun menjadi transformer dan enabler masyarakat yang berpengetahuan[suhono HS, detikinet].

Kebiasaan-kebiasaan dalam berbagai aspek kehidupan dalam generasi ini mengubah kebiasaan-kebiasaan lama. Pada generasi ini, akses informasi sangatlah luas tanpa batas waktu dan ruang dibanding sebelumnya dimana akses informasi hanya melalui media-media tertentu yang terbatas. Jejaring sosial melalui media online telah menjadikan kebiasaan orang berinteraksi sosial menjadi sangat berbeda dengan sebelumnya dimana interaksi hanya bisa melalui telpon atau sms. Sebagai contoh dahsyatnya pengguna facebook, twitter, dan friendster sebagai aplikasi internet. setiap saat kita bisa menambah teman baru, bisa mengetahui aktivitas yang sedang dilakukan oleh temannya, berbagi foto, berbagi informasi, atau ngobrol secara online dari alat yang ada digenggaman. Selain itu pola interaktif ini juga telah mengubah orang berprilaku, contohnya dalam menulis curahan hati orang dulu menggunakan diary yang dirahasiakan, berbeda dengan orang di C-generation ini, menulis curahan hati tidak lagi ditutup-tutupi, tapi ditulis secara online dalam media web blog (blog) sehingga orang lain tahu tentang apa yang ditulisnya.

Dalam sebuah sarasehan di ITB tentang C generation disampaikan dalam sumber itb news bahwa “C Generation” dapat dimaknai sebagai suatu generasi baru yang dicirikan oleh Connection, Convergence, Collaboration, Content Creative, dan Contextual. Acara Sarasehan ini diharapkan memunculkan pemikiran-pemikiran, kesiapan, dan orientasi baru yang memandu masyarakat Indonesia menuju era baru.

C Generation dan Aspek Pendidikan

online education

Perubahan ini telah juga membawa tuntutan kepada aspek pendidikan. Proses pembelajaran tradisional, dimana dosen atau guru bertatap muka dengan mahasiswa atau siswanya didalam kelas dengan referensi yang terbatas, waktu yang terbatas dan ruang yang terbatas. Gelombang C-generation telah mengubah kebiasaan-kebiasaan tersebut. Cara mengajar dikelas bisa diperkaya dan diperluas dengan menggunakan media pembelajaran online (seperti kuliah online undip) atau aktivitas interaktif online seperti chatting atau mailing list. dari sisi penyedia pendidikan gelobang tuntutan dan perubahan dari C-generation ini harus difasilitasi dengan fasilitas-fasilitas pendidikan yang memberikan kemudahan C-generation ini belajar dan beraktivitas dalam proses pembelajaran. Yang jelas buat penyedia pendidikan ini membutuhkan pemikiran, biaya dan tenaga. hmmmm ….

Generasi ini didukung peralatan-peralatan teknologi tinggi. booming peralatan teknologi informasi seperti perangkat genggam dan Laptop dengan harga yang semakin terjangkau menjadi pendukung mereka. Teknologi perangkat genggam yang semakin canggih, kalo dulu hanya sebatas untuk telpon dan sms, sekarang perangkat genggam itu bisa juga untuk akses internet.

Jadi ingat … ada term ‘ubiquitous’ computing dimana sistem komputasi sekarang telah diadop oleh peralatan lain. komputer tidak selalu berwujud PC atau laptop, tapi peralatan lain menyerap sistem komputer ini sehingga peralatan itu memiliki kemampuan yang dimiliki sebuah komputer.